Tukang batagor : “Manusiawi”


Di minggu pagi yang cerah seperti hari ini, enaknya itu lari pagi. Tapi karena sesuatu hal (telat bangun.. hhhaa), niat jogging pun harus diabaikan dulu. Mumpung cerah, mending “nyuci manual”. Di sela-sela “menonjok-nonjok” pakaian, teringat kejadian beberapa hari yang lalu. Berikut cerita singkatnya :

Saat itu, kami sedang nongkrong di depan jurusan Kampus tercinta, sambil menunggu jadwal sidang laporan Internship I. Sambil membicarakan rencana untuk Futsal lagi. Juga sesekali bernostalgia mengingat kelucuan-kelucuan di semester-semester sebelumnya, terlebih lagi ada AK, RD, AL, DL (inisial) yang sudah seperti Komikus di Stand Up Comedy di kelas. hahahahaa. Apalagi yang jadi bulan-bulanan materi komikus adalah AML, habis orangnya unik sih, makin di jadiin “materi”, makin seneng dianya.

Pagi itu tak terasa sudah jam 11. Dan rasa lapar dari pagi sudah mulai menagih “sarapan”. AK, AL, FR juga merasakan hal yang sama. Kami pun memiliiihhhh.. teroreeett roreeeettt… “BATAGOR” hahhaaa.. Sedangkan RD ke ATM, ngebobol ATM, ngebobol saldo ATMnya sendiri tentunya. AK, AL, FR dan saya pun ke TKP (Dpn kampus).

Bagi Anda yang belum terbiasa membeli batagor depan kampus kami ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui, tepatnya beberapa singkatan yang sering digunakan si Aa tukang batagor, antara lain seperti :

– Pir : Piring
– Bung : Bungkus
– Sam : Sambel
– Tim : Timun

Ilustrasinya seperti ini:

AK : Bang, batagor 3 ribu.
AA batagor : Pir / Bung?
AK : Pir aja bang.
AA batagor : SAM? TIM?
AK : gk SAM, pake TIM.
AA Batagor : Ok. wait a minute. hahahaah

Saat itu giliran si AL yang sedang memesan, sambil mengeluh karena cuaca yang terlalu panas.

AL : panaas bgt sih hari ini..
Saya : ntar sore juga hujan deras Di.

Tiba-tiba AA batagor menyeletuk.

Manusiawi, mw enaknya saja, kalau panas mwnya jangan panas, kalau hujan mwnya jangan hujan. Manusiawi.

AK, AL, dan saya pun saling bertatapan, bengong sama kata-kata AA batagor, sedangkan FR hanya tertawa kecil. Saya pun tertegun, kita selalu menyalahkan keadaan, cuaca dan lainnya, sehingga lupa untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT. Terima kasih AA Batagor sudah mengingatkan kami.😀

Posted on 10 Februari 2013, in Curhat and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: